Deskripsi
Embung Nglanggeran telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Gunung Kidul dengan berbagai perkembangan menarik di tahun 2025. Berlokasi di Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, waduk buatan ini terus berkembang sebagai magnet wisata yang menawarkan pengalaman alam yang tak terlupakan.
Festival dan Event Terbaru 2025
Tahun 2025 menjadi tahun yang istimewa bagi Embung Nglanggeran dengan diselenggarakannya Festival Cokelat 2025 dan Geopark Night Specta 7.0 pada tanggal 18-20 Juli 2025. Event spektakuler ini menunjukkan perkembangan kawasan ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran yang semakin inovatif dalam menarik wisatawan.
Harga Tiket dan Jam Operasional Terbaru
Harga Tiket Masuk 2025
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Siang Hari (Wisatawan Lokal) | Rp10.000 |
| Malam Hari (Wisatawan Lokal) | Rp15.000 |
| Wisatawan Mancanegara | Rp15.000 |
| Parkir Motor | Rp3.000 |
| Parkir Mobil | Rp5.000 |
Jam Operasional
- Buka: 24 jam (00.00-24.00)
- Waktu terbaik: Pagi atau sore hari untuk menikmati sunrise dan sunset
Daya Tarik dan Aktivitas Terkini
Embung Nglanggeran dengan luas 0,34 hektare dan kedalaman 3 meter berada di ketinggian 495 mdpl, menawarkan berbagai aktivitas menarik:
Aktivitas Utama
- Sunset dan Sunrise Hunting: Menjadi spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam dengan latar belakang tebing-tebing Gunung Api Purba
- Fotografi: Surga bagi para fotografer dengan pemandangan danau yang dikelilingi tebing raksasa
- Camping: Area luas yang cocok untuk berkemah di bawah taburan bintang
- Gathering dan Event: Parkiran luas yang ideal untuk temu komunitas motor, mobil, atau sepeda
Keunikan Embung
- Embung pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta yang diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 19 Februari 2013
- Berfungsi ganda sebagai pengairan kebun buah durian montong dan klengkeng seluas 20 hektare
- Menjadi tempat pembelajaran bagi desa atau daerah lain yang ingin membangun embung
Penghargaan dan Prestasi
Desa Wisata Nglanggeran, di mana Embung Nglanggeran berada, telah meraih berbagai penghargaan internasional:
- ASEAN Community Based Tourism (CBT) Award 2017
- ASEAN Sustainable Tourism Award 2018
- Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan oleh Kemenparekraf (Maret 2021)
Fasilitas Terkini
Embung Nglanggeran dilengkapi dengan fasilitas lengkap untuk kenyamanan pengunjung:
- Gazebo untuk bersantai
- Jalan setapak yang tertata rapi
- Area parkir yang memadai dan luas
- Kebun Buah Nglanggeran di sekitar embung
- Akses 24 jam untuk fleksibilitas kunjungan
Akses dan Lokasi
Embung Nglanggeran terletak sekitar 1,5 km sebelah tenggara dari pintu masuk Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba. Lokasinya yang mudah dijangkau dari pusat Kota Yogyakarta menjadikannya semakin populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Dengan berbagai perkembangan dan inovasi di tahun 2025, Embung Nglanggeran semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang memadukan fungsi ekologis, ekonomi, dan rekreasi dalam satu kawasan yang harmonis.