Kadispar Wacanakan Kenaikan Target PAD Pariwisata Gunungkidul Rp1,5 Miliar, Pantai Tetap Jadi Magnet Utama

Super Admin 21 August 2025
Kadispar Wacanakan Kenaikan Target PAD Pariwisata Gunungkidul Rp1,5 Miliar, Pantai Tetap Jadi Magnet Utama

Gunungkidul, 21 Agustus 2025 — Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mewacanakan kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sebesar Rp1,5 miliar pada tahun berjalan, menyusul tren kunjungan yang stabil dan dominasi wisata pantai sebagai daya tarik utama wilayah selatan DIY ini. Data dan pantauan sebelumnya menunjukkan pantai masih menjadi primadona saat periode liburan dan long weekend, dengan Pantai Kukup, Drini, Sadranan, hingga Slili kerap dipadati wisatawan.

Kepala Dispar Gunungkidul menyebut proyeksi tersebut didorong oleh kombinasi momentum kunjungan pada momen-momen puncak liburan, penguatan layanan keselamatan wisata, serta pengembangan pengalaman wisata berbiaya terjangkau di destinasi non-pantai agar distribusi kunjungan lebih merata. Selama masa liburan panjang dan Lebaran 2025, arus wisatawan sempat mencatat lonjakan signifikan dan menimbulkan antrean di beberapa akses pantai seperti Drini dan Baron, menunjukkan potensi ekonomi sekaligus kebutuhan manajemen mobilitas dan kenyamanan pengunjung yang lebih baik.

Di sisi keselamatan, petugas SAR dan pengelola destinasi menekankan kepatuhan pada rambu dan arahan petugas, terutama mengingat potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi sewaktu-waktu di pantai selatan; wisatawan diminta tidak berenang terlalu ke tengah serta memahami area arus balik yang ditandai di sejumlah titik pantai. Pada saat yang sama, promosi destinasi hemat dengan panorama kuat di luar pantai—seperti Embung Nglanggeran dan Bukit Paralayang Watugupit—terus didorong untuk memperluas pilihan aktivitas dan mengurangi konsentrasi di satu koridor wisata.

Wacana penambahan target PAD ini menjadi indikator optimisme Pemkab terhadap kinerja pariwisata, sekaligus pengingat pentingnya peningkatan infrastruktur pendukung, tata kelola keselamatan, serta penyebaran kunjungan lintas destinasi agar manfaat ekonomi dirasakan lebih merata di Gunungkidul.